Harga Refill Alat Pemadam Api

Harga Isi Ulang Pemadam Api

Harga isi ulang pemadam api ​Harga isi ulang tabung pemadam api (APAR) di Jakarta bervariasi tergantung pada jenis media dan kapasitas tabung. Berikut adalah beberapa informasi harga berdasarkan jenis media:​

Harga isi ulang untuk APAR dengan media CO₂ adalah sekitar Rp44.975 per kg. Informasi ini berasal dari PT Bromindo Mekar Mitra. ​ Harga Isi Ulang Pemadam Api

 

Harga Isi Ulang Pemadam Api

Perlu dicatat bahwa harga-harga di atas belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan dapat berubah sewaktu-waktu. Disarankan untuk menghubungi penyedia jasa isi ulang APAR terpercaya di Jakarta untuk mendapatkan informasi harga terkini dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.​

Selain harga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengisi ulang APAR:

1. Proses Isi Ulang APAR

Isi ulang APAR sebaiknya dilakukan oleh penyedia jasa yang sudah bersertifikat agar kualitas tetap terjamin. Prosesnya biasanya meliputi:

  • Pemeriksaan fisik tabung untuk memastikan tidak ada kebocoran atau karat.
  • Pengosongan sisa media pemadam api lama.
  • Pengisian ulang dengan media baru sesuai standar.
  • Uji tekanan dan fungsi sebelum disegel kembali.

2. Kapan Harus Mengisi Ulang APAR?

  • Jika segel atau indikator tekanan menunjukkan tekanan berkurang.
  • Setelah digunakan, meskipun hanya sebagian.
  • Setiap 1 tahun sekali untuk memastikan efektivitasnya.
  • Untuk media tertentu seperti CO₂ dan Foam AFFF, bisa lebih sering dicek.

4. Jenis- Jenis APAR dan Media Pemadamnya

Berikut adalah beberapa jenis APAR berdasarkan media yang digunakan serta fungsinya:

🔴 Dry Chemical Powder (DCP)

  • Cocok untuk kebakaran kelas A (benda padat), B (cairan mudah terbakar), dan C (gas).
  • Paling umum digunakan di perkantoran, rumah, dan kendaraan.
  • Harga isi ulang relatif lebih murah dibanding jenis lain.

🟠 Foam (AFFF – Aqueous Film Forming Foam)

  • Digunakan untuk kebakaran kelas A & B.
  • Banyak digunakan di area industri dan tempat penyimpanan bahan bakar.
  • Efektif memadamkan api yang berasal dari minyak atau bahan cair.

🔵 Karbon Dioksida (CO₂)

  • Digunakan untuk kebakaran kelas B & C.
  • Cocok untuk ruangan tertutup dan peralatan listrik karena tidak meninggalkan residu.
  • Harganya lebih mahal dibandingkan powder, tapi tidak merusak perangkat elektronik.

🟢 APAR Halotron atau Clean Agent

  • Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu.
  • Cocok untuk perkantoran dan server room.
  • Harga lebih tinggi dibanding APAR lainnya.

5. Faktor yang Mempengaruhi Harga Isi Ulang APAR

Harga isi ulang APAR bisa berbeda tergantung pada beberapa faktor berikut:

✔ Jenis Media Pemadam – CO₂ dan Halotron lebih mahal dibandingkan Dry Powder.
✔ Kapasitas Tabung – Semakin besar kapasitas, semakin tinggi biayanya.
✔ Jarak & Lokasi – Biaya pengiriman atau layanan on-site bisa menambah harga.
✔ Standar & Sertifikasi – Penyedia jasa dengan sertifikasi resmi mungkin menawarkan harga lebih tinggi, tapi kualitas lebih terjamin.

6. Tips Memilih Jasa Isi Ulang APAR

Agar mendapatkan layanan terbaik, pastikan Anda memilih penyedia jasa dengan kriteria berikut:

✅ Memiliki Sertifikasi – Misalnya dari Dinas Pemadam Kebakaran atau lembaga terkait.
✅ Menyediakan Garansi atau Segel Keamanan – Untuk memastikan APAR berfungsi optimal setelah diisi ulang.
✅ Memiliki Review & Testimoni Positif – Bisa dicek di Google Review atau website resmi mereka.
✅ Menyediakan Layanan Pengecekan Rutin – Beberapa jasa isi ulang juga menawarkan layanan perawatan berkala.

🔍 Pemeriksaan Bulanan (Visual Check)

✔ Periksa indikator tekanan—jarum harus berada di zona hijau.
✔ Pastikan segel dan pin pengaman masih utuh.
✔ Cek apakah ada kebocoran, karat, atau kerusakan fisik pada tabung.
✔ Pastikan APAR tidak tertutup barang lain dan mudah diakses.

🛠 Pemeriksaan Tahunan (Maintenance)

✔ Lakukan pengisian ulang (refill) jika tekanan berkurang atau sudah mencapai batas waktu pemakaian.
✔ Periksa apakah media pemadam masih layak digunakan (terutama untuk Foam & CO₂).
✔ Bersihkan tabung dari debu atau kotoran yang menempel.
✔ Uji fungsi dengan penyedia layanan profesional jika diperlukan.

8. Masa Kedaluwarsa dan Penggantian APAR

🔹 Masa isi ulang → Rata-rata setiap 1 tahun sekali untuk memastikan efektivitasnya.
🔹 Masa pakai tabung → Rekomendasi penggantian tabung setiap 5–10 tahun, tergantung kondisi dan jenisnya.
🔹 APAR yang sudah digunakan → Harus segera diisi ulang, meskipun hanya sedikit yang terpakai.

⚠ Catatan: APAR yang kedaluwarsa atau rusak bisa berbahaya, karena tekanan di dalam tabung bisa melemah atau bahkan menyebabkan kebocoran.

 

💡 Tips:
✔ Berdiri sejauh 1,5 - 2 meter dari sumber api.
✔ Jangan gunakan APAR di tempat tertutup tanpa ventilasi yang cukup (terutama CO₂).
✔ Jika api tidak bisa dikendalikan dalam waktu singkat, segera evakuasi dan hubungi pemadam kebakaran.

💡 Pastikan:
✔ APAR yang digunakan sudah bersertifikat dan sesuai dengan regulasi.
✔ Jumlah dan kapasitas APAR di lokasi cukup untuk mengantisipasi risiko kebakaran.
✔ Pemilik usaha atau bangunan mengikuti inspeksi dan pelatihan pemadam kebakaran secara berkala.

12. Kesalahan Umum dalam Penggunaan APAR

⚠ Menggunakan APAR yang salah untuk jenis kebakaran tertentu.
💡 Contoh: Jangan gunakan APAR berbasis air untuk kebakaran listrik.

⚠ Tidak melakukan perawatan rutin.
💡 Bisa menyebabkan tabung kehilangan tekanan atau media pemadam tidak efektif.

⚠ Tidak tahu cara menggunakan APAR saat darurat.
💡 Sangat penting untuk memberikan pelatihan kepada karyawan atau penghuni bangunan.

13. Cara Memilih APAR yang Tepat untuk Kebutuhan Anda

Memilih alat pemadam kebakaran yang sesuai sangat penting untuk memastikan keamanan. Berikut panduan berdasarkan lokasi dan risiko kebakaran:

🏠 Untuk Rumah Tangga:

✔ Rekomendasi: APAR Dry Chemical Powder 3-6 kg
✔ Alasan: Cocok untuk kebakaran akibat korsleting listrik, kompor gas, dan perabot rumah.
✔ Tambahan: Jika ada alat elektronik sensitif, bisa mempertimbangkan APAR CO₂ agar tidak merusak perangkat.

🏢 Untuk Perkantoran & Gedung Komersial:

✔ Rekomendasi: Kombinasi Dry Chemical Powder dan CO₂
✔ Alasan: Dry powder untuk kebakaran umum, sementara CO₂ aman untuk perangkat elektronik seperti server dan komputer.
✔ Tambahan: Pastikan setiap lantai memiliki APAR yang mudah diakses.

🏭 Untuk Industri & Pabrik:

✔ Rekomendasi: APAR Foam (AFFF) atau Halotron
✔ Alasan: Cocok untuk area dengan bahan kimia, minyak, atau bahan bakar yang mudah terbakar.
✔ Tambahan: Gunakan APAR berkapasitas besar dan sistem proteksi tambahan seperti hydrant atau sprinkler.

⛽ SPBU & Area dengan Bahan Bakar Minyak:

✔ Rekomendasi: APAR Foam (AFFF) & CO₂
✔ Alasan: Foam efektif untuk kebakaran cairan mudah terbakar, CO₂ tidak meninggalkan residu.
✔ Tambahan: Pastikan APAR memiliki standar SNI dan ditempatkan di area strategis.

🚗 Untuk Kendaraan & Transportasi:

✔ Rekomendasi: APAR Dry Chemical Powder 1-3 kg
✔ Alasan: Efektif untuk kebakaran akibat korsleting listrik atau bahan bakar.
✔ Tambahan: Simpan APAR di tempat yang mudah dijangkau, seperti di bawah jok atau bagasi.

14. Simulasi & Pelatihan Penggunaan APAR

Agar APAR benar-benar efektif, sebaiknya dilakukan pelatihan berkala, terutama untuk karyawan atau penghuni gedung.

💡 Tips untuk Simulasi APAR yang Efektif:
✔ Gunakan APAR latihan dengan media serupa.
✔ Simulasikan skenario kebakaran di lokasi yang aman.
✔ Ajarkan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) secara langsung.
✔ Lakukan evaluasi setelah latihan untuk memastikan semua orang memahami prosedur.

 

1. Harga Isi Ulang Alat Pemadam Api

Jenis MediaHarga per Kg
Dry Chemical Powder Rp 25.000 – Rp 50.000
Foam (Busa) Rp 25.000 – Rp 50.000
Karbon Dioksida (CO₂) Rp 50.000 – Rp 155.000
Clean Agent Halon Free AF 11 Rp 650.000 – Rp 950.000

 

Catatan:

  • Dry Chemical Powder: Harga berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per kg.
  • Foam (Busa): Harga isi ulang sekitar Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per kg. ​
  • Karbon Dioksida (CO₂): Biaya isi ulang berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 155.000 per kg, tergantung penyedia layanan. 
  • Clean Agent Halon Free AF 11: Harga isi ulang cukup tinggi, yaitu antara Rp 650.000 hingga Rp 950.000 per kg, karena merupakan agen pemadam ramah lingkungan yang efektif. ​

2. Harga Alat Pemadam Api Halon Free AF 11

Alat pemadam api dengan media Clean Agent AF 11 tersedia dalam berbagai kapasitas. Misalnya, produk Starvvo Clean Agent AF 11 memiliki spesifikasi sebagai berikut:a dalam ukuran 1Kg, 2Kg, 3Kg, 5Kg, 6Kg, 9Kg, dan 12Kg

  • Sertifikasi: Memiliki 6 sertifikasi dan standar SNI\
  • Garansi: Tabung dan isi dijamin selama 3 tahun.​

Untuk informasi harga spesifik, disarankan menghubungi distributor resmi atau penyedia layanan terpercaya, karena harga dapat bervariasi tergantung pada kapasitas dan spesifikasi produk. ​

Penting: Harga-harga di atas dapat berubah sesuai dengan kebijakan penyedia layanan dan lokasi Anda. Selalu pastikan untuk memilih penyedia jasa isi ulang yang bersertifikat dan terpercaya untuk menjamin kualitas dan keamanan alat pemadam api Anda.​

15. Faktor yang Mempengaruhi Harga Isi Ulang APAR

Harga isi ulang APAR bisa bervariasi tergantung beberapa faktor berikut:

🔹 Jenis Media Pemadam – Media seperti CO₂ dan Clean Agent lebih mahal dibanding Dry Chemical Powder.
🔹 Kapasitas Tabung – Semakin besar kapasitas tabung (misal 1 kg vs. 9 kg), semakin tinggi harga isi ulangnya.
🔹 Lokasi & Jasa Penyedia – Biaya isi ulang bisa berbeda antara kota satu dan lainnya.
🔹 Standar & Sertifikasi – Penyedia jasa dengan standar SNI, NFPA, atau ISO biasanya menawarkan harga lebih tinggi, tetapi lebih terjamin keamanannya.
🔹 Kondisi Tabung – Jika tabung APAR rusak atau perlu penggantian katup, biaya tambahan bisa berlaku.

16. Cara Mengetahui Kapan Harus Mengisi Ulang APAR

🔸 Periksa Indikator Tekanan – Jika jarum berada di zona merah, segera isi ulang.
🔸 Cek Segel Pengaman – Jika segel rusak atau hilang, APAR perlu diperiksa dan diisi ulang.
🔸 Setelah Digunakan – APAR yang sudah dipakai (meskipun sedikit) harus segera diisi ulang agar tetap siap pakai.
🔸 Masa Kedaluwarsa – Rekomendasi umum: Isi ulang setiap 1 tahun, cek ulang setiap 6 bulan.

17. Tips Memilih Tempat Isi Ulang APAR yang Terpercaya

✅ Pilih Penyedia Bersertifikat – Pastikan mereka memiliki izin resmi dan standar SNI/NFPA.
✅ Cek Harga yang Transparan – Hindari harga yang terlalu murah tanpa jaminan kualitas.
✅ Pastikan Ada Garansi atau Segel Baru – Penyedia yang profesional selalu memberikan segel baru dan garansi layanan.
✅ Baca Review dan Testimoni – Cari ulasan di Google Maps atau situs web resmi sebelum memilih penyedia jasa.

 

19. Cara Menyimpan dan Memasang APAR dengan Benar

Agar alat pemadam api tetap efektif dan mudah diakses saat dibutuhkan, penting untuk menyimpannya dengan cara yang tepat.

🔹 Lokasi Pemasangan yang Ideal:

✅ Terdekat dengan area risiko kebakaran – Misalnya dekat dapur, ruang server, atau gudang bahan mudah terbakar.
✅ Tinggi pemasangan 1 - 1,5 meter dari lantai – Agar mudah dijangkau oleh siapa saja.
✅ Jangan terhalang benda lain – Pastikan APAR terlihat jelas dan mudah diambil.
✅ Gunakan tanda dan label APAR – Supaya semua orang tahu lokasi APAR dengan cepat.
✅ Jauh dari sinar matahari langsung atau suhu ekstrem – Terutama untuk APAR CO₂ dan Foam.

🔹 Panduan Memasang APAR dengan Bracket atau Wall Mount:

🔸 Gunakan bracket khusus agar tabung tidak jatuh atau bergeser.
🔸 Pasang di dinding menggunakan sekrup atau baut yang kuat.
🔸 Jika menggunakan dudukan lantai (stand), pastikan kokoh dan tidak mudah tergeser.
🔸 Pastikan arah nozzle atau selang menghadap ke bawah agar siap digunakan.

20. Peraturan yang Mengatur Penggunaan dan Pemasangan APAR

💡 Pastikan:
✔ Jumlah APAR cukup sesuai luas ruangan dan risiko kebakaran.
✔ APAR selalu dalam kondisi siap pakai dan dicek secara berkala.
✔ Setiap penghuni atau karyawan mengetahui cara menggunakan APAR dengan benar.

21. Simulasi Kebakaran dan Latihan Penggunaan APAR

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran, penting melakukan simulasi penggunaan APAR.

🔹 Cara Melakukan Simulasi dengan Efektif:
✔ Pilih tempat latihan yang aman dan terkendali.
✔ Gunakan APAR yang sudah disiapkan khusus untuk latihan.
✔ Ajarkan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) kepada peserta.
✔ Buat skenario kebakaran ringan untuk latihan langsung.
✔ Evaluasi peserta setelah latihan untuk memastikan mereka memahami cara menggunakan APAR.

22. Perbandingan Merek APAR Terbaik di Indonesia

Jika Anda ingin membeli alat pemadam api yang berkualitas, berikut adalah beberapa merek APAR yang terkenal di Indonesia dan keunggulannya:

Merek APARJenis MediaKeunggulan
Fila Safe Dry Chemical Powder, CO₂, Foam Harga terjangkau, bersertifikat SNI, cocok untuk rumah dan kantor
Fila Safe  Dry Powder, CO₂, Foam, Halotron Kualitas premium, sering digunakan di industri besar
Fila Safe  Clean Agent AF-11, Powder, CO₂ Ramah lingkungan, efektif untuk kebakaran listrik
Fila Safe  Foam, Halotron, Powder, CO₂ Banyak pilihan ukuran, tahan lama
Fila Safe 
Dry Chemical Powder, Foam Harga bersaing, cocok untuk kendaraan & rumah tangga

 

💡 Tips:

Pilih APAR yang bersertifikat SNI & NFPA untuk jaminan keamanan.

Pastikan media pemadam sesuai dengan risiko kebakaran di lokasi Anda.

Periksa garansi dan layanan isi ulang sebelum membeli.

23. Biaya Pemasangan APAR di Gedung atau Perusahaan

Selain membeli APAR, pemasangan di gedung atau tempat kerja biasanya memerlukan jasa profesional.

🔹 Estimasi biaya pemasangan APAR:
✅ Rumah atau Kantor Kecil → Rp 150.000 - Rp 500.000 per unit
✅ Gedung atau Pabrik → Rp 500.000 - Rp 2.500.000 tergantung jumlah APAR dan kompleksitas pemasangan 🔹 Layanan biasanya mencakup:
✔ Penentuan lokasi pemasangan sesuai standar SNI/NFPA
✔ Pemasangan bracket atau dudukan APAR
✔ Pemberian tanda & instruksi penggunaan APAR
✔ Sertifikat pemasangan untuk audit keamanan kebakaran

🔹 Berapa lama masa berlaku APAR?

  • APAR memiliki masa berlaku 1-5 tahun, tergantung jenis media.
  • Dry Chemical Powder perlu isi ulang setiap tahun untuk menjaga efektivitasnya.
  • CO₂ dan Clean Agent bisa bertahan hingga 5 tahun jika tidak digunakan.

🔹 Bagaimana cara membuang APAR yang sudah tidak bisa dipakai?

  • Jangan dibuang sembarangan, karena masih berisi zat bertekanan tinggi.
  • Hubungi penyedia APAR untuk proses daur ulang atau pembuangan yang aman.

🔹 Apakah APAR wajib dimiliki oleh setiap rumah atau kantor?

  • Ya, sesuai regulasi Permenaker No. 04/MEN/1980 dan Perda setempat, setiap bangunan wajib memiliki APAR untuk pencegahan kebakaran.
  1. 🔹 Bagaimana jika APAR tidak bekerja saat digunakan?
  • Bisa jadi karena kurang perawatan atau sudah melewati masa kedaluwarsa.
  • Segera lakukan pengisian ulang dan inspeksi berkala untuk mencegah kegagalan fungsi.

Apakah ada hal lain yang ingin Anda tanyakan, seperti daftar harga terbaru atau cara memilih penyedia isi ulang yang terpercaya? 😊🔥

25. Cara Merawat APAR Agar Selalu Siap Pakai

Agar alat pemadam api tetap berfungsi optimal saat dibutuhkan, lakukan perawatan rutin dengan langkah berikut:

✅ Pemeriksaan Bulanan (Visual Check)

🔸 Pastikan APAR dalam kondisi baik, tidak berkarat atau bocor.
🔸 Periksa segel pengaman, pastikan belum terbuka.
🔸 Cek label dan petunjuk penggunaan tetap terbaca.
🔸 Pastikan lokasi APAR mudah diakses dan tidak terhalang benda lain.

✅ Pemeriksaan Setiap 6 Bulan (Tekanan & Isi Ulang Jika Perlu)

🔸 Cek indikator tekanan pada manometer (harus di zona hijau).
🔸 Goyangkan tabung untuk memastikan bubuk masih longgar (tidak menggumpal).
🔸 Bersihkan nozzle atau selang agar tidak tersumbat.
🔸 Jika APAR sudah pernah digunakan, segera lakukan isi ulang meskipun hanya sedikit.

✅ Pemeriksaan Tahunan (Uji Tekanan & Isi Ulang)

🔸 Setiap tahun, isi ulang APAR sesuai jenis medianya.
🔸 Lakukan hydrostatic test (uji tekanan tabung) setiap 5 tahun.
🔸 Pastikan sertifikat APAR masih berlaku, terutama untuk gedung komersial dan industri.

💡 Tips:
✔ Simpan catatan inspeksi untuk mengetahui kapan terakhir APAR diperiksa.
✔ Gunakan jasa profesional untuk pengecekan menyeluruh setiap tahun.

26. Regulasi dan Sanksi Jika Tidak Memiliki APAR

Kepemilikan APAR bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga diwajibkan oleh peraturan di Indonesia.

📜 Peraturan yang Mengatur Kewajiban APAR:
✅ Permenaker No. 04/MEN/1980 → Setiap tempat kerja wajib memiliki APAR sesuai risiko kebakaran.
✅ SNI 03-3985-2000 → Standar pemasangan dan pemeliharaan alat pemadam api.
✅ PP No. 36 Tahun 2005 → Bangunan publik wajib dilengkapi sistem proteksi kebakaran.
✅ Perda DKI Jakarta No. 8 Tahun 2008 → Gedung tanpa APAR bisa terkena sanksi denda atau penutupan usaha.

⚠ SANKSI JIKA TIDAK MEMILIKI APAR:
❌ Teguran tertulis atau peringatan dari dinas terkait.
❌ Denda administratif hingga pencabutan izin usaha bagi gedung komersial.
❌ Potensi klaim asuransi ditolak jika tidak ada sistem proteksi kebakaran.

Harga Isi Ulang Pemadam Api

✔ APAR adalah investasi keselamatan – Mencegah kebakaran kecil menjadi besar.
✔ Isi ulang APAR secara berkala – Agar selalu siap digunakan dalam keadaan darurat.
✔ Gunakan APAR sesuai jenis kebakaran – Memilih media pemadam yang tepat sangat penting.
✔ Lakukan pelatihan dan simulasi – Agar semua orang tahu cara menggunakannya dengan benar.
✔ Pastikan APAR terpasang dengan benar & mudah dijangkau – Waktu respons cepat bisa menyelamatkan nyawa dan aset.

Related Articles

Harga Refill Alat Pemadam Api Foam

Harga Refill Alat Pemadam Api Halon Free AF- 31

Harga Refill Alat Pemadam Api Murah

Kontak

WA- 081317980707

 HP- 0822 7796 0808

Tlp+6221-38799105

 Info@Lavindosafety.com

Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok O-41, Jl. Letjen Suprapto , Jakarta Pusat 10640

 

Visitor Counter

United States of America 50.0% United States of America
Indonesia 26.2% Indonesia
Taiwan, Province of China 5.1% Taiwan, Province of China
Brazil 2.8% Brazil

Total:

43

Countries
000007
Today: 2
This Week: 10
This Month: 19
This Year: 19

Google Maps

Sertifikat