Isi ulang alat pemadam api (APAR) adalah proses mengisi kembali atau mengganti bahan pemadam dalam tabung agar tetap berfungsi dengan baik saat dibutuhkan. Pengisian ulang APAR perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam memadamkan kebakaran.
Kapan Harus Mengisi Ulang APAR?
- Setelah Digunakan – Jika APAR sudah digunakan, meskipun hanya sedikit, harus segera diisi ulang.
- Setelah Masa Kadaluarsa – Setiap jenis APAR memiliki masa pakai bahan pemadam yang perlu diganti sesuai dengan standar.
- Tekanan Berkurang – Periksa indikator tekanan pada APAR. Jika berada di luar zona hijau, segera isi ulang.
- Inspeksi Rutin – Pemeriksaan bulanan atau tahunan dapat mengungkap kebocoran atau penurunan efektivitas APAR.
Proses Isi Ulang APAR
- Pemeriksaan Tabung – Mengecek kondisi fisik tabung untuk memastikan tidak ada kerusakan atau korosi.
- Pengosongan Sisa Bahan Pemadam – Mengeluarkan sisa isi lama agar tidak bercampur dengan bahan baru.
- Pembersihan Tabung – Membersihkan bagian dalam tabung dari sisa bahan pemadam atau kotoran.
- Pengisian Ulang Bahan Pemadam – Mengisi kembali dengan bahan pemadam yang sesuai (air, busa, powder, CO₂, atau gas cair).
- Pemeriksaan Tekanan – Mengisi tekanan sesuai standar agar APAR siap digunakan.
- Penyegelan dan Pelabelan – Menutup, menyegel, dan memberikan label baru sebagai tanda bahwa APAR telah diisi ulang.
Jenis APAR dan Bahan Pengisi
- APAR Air (Water) – Diisi ulang dengan air bertekanan, cocok untuk kebakaran kelas A (benda padat).
- APAR Busa (Foam) – Menggunakan larutan busa untuk kebakaran kelas A dan B (cairan mudah terbakar).
- APAR Serbuk Kimia (Dry Powder) – Berisi bubuk kimia kering untuk kebakaran kelas A, B, dan C (gas mudah terbakar).
- APAR Karbon Dioksida (CO₂) – Menggunakan gas CO₂ untuk kebakaran kelas B dan C, efektif tanpa meninggalkan residu.
Di Mana Bisa Mengisi Ulang APAR?
Isi ulang APAR bisa dilakukan di penyedia jasa terpercaya yang memiliki sertifikasi dan mengikuti standar keamanan. Pastikan memilih layanan yang menyediakan:
✅ Sertifikat resmi
✅ Pengisian dengan bahan berkualitas
✅ Pengujian tekanan dan kelayakan APAR
Tips Memilih Jasa Isi Ulang APAR
Agar mendapatkan layanan terbaik, perhatikan hal berikut saat memilih penyedia isi ulang APAR:
- Pastikan Sertifikasi
- Pilih tempat yang memiliki sertifikasi resmi dari dinas pemadam kebakaran atau badan terkait.
- Cek apakah mereka mengikuti standar nasional (SNI) atau internasional (NFPA, ISO).
- Gunakan Bahan Pemadam Berkualitas
- Pastikan bahan pemadam yang digunakan sesuai spesifikasi asli APAR.
- Jangan tergiur harga murah dengan bahan yang tidak teruji kualitasnya.
- Periksa Fasilitas dan Peralatan
- Penyedia jasa harus memiliki peralatan pengisian ulang yang lengkap dan modern.
- Proses pengisian harus dilakukan dengan standar keselamatan yang ketat.
- Cek Garansi dan Layanan Purna Jual
- Layanan isi ulang yang baik biasanya memberikan garansi pengisian ulang.
- Tanyakan apakah mereka menyediakan layanan inspeksi atau maintenance berkala.
- Dapatkan Bukti Pengisian Ulang
- Setelah isi ulang, pastikan Anda mendapatkan sertifikat atau laporan teknis.
- Cek segel baru dan label yang mencantumkan tanggal pengisian dan masa berlaku.
Biaya Isi Ulang APAR
Harga isi ulang APAR bervariasi tergantung pada ukuran tabung dan jenis bahan pemadam. Berikut perkiraan harga isi ulang APAR per ukuran:
| Kapasitas | Jenis APAR | Perkiraan Harga (IDR) |
|---|---|---|
| Isi Ulang Alat Pemadam Api 1 kg | Powder | Rp 50.000 - Rp 100.000 |
| si Ulang Alat Pemadam Api 3 kg | Powder | Rp 100.000 - Rp 200.000 |
| si Ulang Alat Pemadam Api 6 kg | CO₂ | Rp 250.000 - Rp 400.000 |
| si Ulang Alat Pemadam Api 9 kg | Foam | Rp 300.000 - Rp 500.000 |
| si Ulang Alat Pemadam Api 25 kg | Dry Chemical | Rp 800.000 - Rp 1.500.000 |
Catatan: Harga dapat berbeda tergantung pada lokasi dan penyedia jasa.
Tanda APAR Harus Segera Diisi Ulang atau Diganti
🔴 Tekanan turun – Jarum indikator di luar zona hijau.
🔴 Segel rusak – Bisa jadi APAR pernah digunakan atau bocor.
🔴 Masa berlaku habis – Periksa label pengisian terakhir.
🔴 Tabung berkarat atau bocor – Tidak aman untuk digunakan.
🔴 Isi tidak keluar dengan baik saat diuji – Menandakan ada masalah pada sistem.
Pentingnya Isi Ulang APAR Secara Rutin
✅ Memastikan alat pemadam selalu siap digunakan.
✅ Menghindari risiko kegagalan saat terjadi kebakaran.
✅ Memenuhi standar keselamatan di tempat kerja atau rumah.
✅ Menghindari denda karena kelalaian perawatan APAR (terutama di gedung bisnis dan industri).
PROSEDUR PERAWATAN DAN PEMERIKSAAN RUTIN APAR
Agar APAR selalu dalam kondisi siap pakai, lakukan pemeriksaan rutin dengan langkah berikut:
1. Pemeriksaan Bulanan (Visual Check)
📌 Periksa tekanan – Pastikan jarum indikator berada di zona hijau.
📌 Cek kondisi tabung – Tidak ada penyok, karat, atau kebocoran.
📌 Periksa segel dan pin pengaman – Pastikan masih utuh dan tidak rusak.
📌 Cek label dan instruksi – Pastikan informasi masih terbaca dengan jelas.
2. Pemeriksaan Tahunan (Inspeksi Lengkap)
🔍 Dilakukan oleh teknisi profesional atau penyedia jasa APAR
🔍 Pengujian tekanan dan isi ulang jika diperlukan
🔍 Pembersihan bagian dalam tabung dan selang APAR
🔍 Penggantian komponen jika ada yang rusak atau usang
3. Hydrostatic Test (Uji Tekanan)
✅ Dilakukan setiap 5 tahun atau sesuai rekomendasi pabrikan.
✅ Menguji ketahanan tabung terhadap tekanan tinggi.
✅ Jika tabung tidak lolos uji, harus diganti dengan yang baru.
Tempat yang Wajib Memiliki APAR
🏢 Gedung perkantoran dan pabrik
🏬 Mall dan pusat perbelanjaan
🏠 Rumah dan apartemen
🏫 Sekolah dan universitas
⛽ SPBU dan area industri
🚗 Kendaraan umum dan pribadi (terutama yang diwajibkan sesuai regulasi)
✔ Isi ulang APAR penting untuk memastikan alat ini siap digunakan saat darurat.
✔ Pilih penyedia jasa terpercaya yang menggunakan bahan berkualitas dan mengikuti standar keamanan.
✔ Lakukan pemeriksaan rutin agar APAR tetap berfungsi dengan baik.
✔ Pastikan tempat Anda memiliki APAR yang sesuai standar dan dalam kondisi prima.

Semoga informasi ini membantu Anda dalam memilih alat pemadam api yang sesuai dengan kebutuhan Anda.




