APAR (Alat Pemadam Api Ringan yang bisa dibawa / dijinjing dan gunakan dioperasikan oleh satu orang dan berdiri sendiri, mempunyai berat16 kg
yang pemakaiannya dilakukan secara manual dan diarahkan dengan cara menyapu dari titik terluar menuju titik terdalam dimana api berada. Apar dikenal sebagai alat pemadam api portable yang mudah dibawa, cepat dan tepat di dalam penggunaan untuk awal kebakaran, selain itu karena bentuknya yang portable dan ringan sehingga mudah mendekati daerah kebakaran. Dikarenakan fungsinya untuk penanganan dini, peletakan APAR-pun harus ditempatkan di tempat- tempat tertentu dan mudah terlihat sehingga memudahkan didalam penggunaannya. Harga pemadam api serbuk kimia portable
Alat Pemadam Api ABC Dry Chemical Powder adalah jenis alat pemadam kebakaran yang menggunakan bubuk kimia kering sebagai media pemadam. Alat ini sangat serbaguna dan dapat digunakan untuk memadamkan berbagai jenis kebakaran, yaitu: Harga Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder Murah
- Kelas A: Kebakaran bahan padat seperti kayu, kertas, kain, dan plastik.
- Kelas B: Kebakaran cairan mudah terbakar seperti bensin, solar, minyak, dan alkohol.
- Kelas C: Kebakaran yang melibatkan peralatan listrik bertegangan.
KOMPONEN DAN CARA KERJA
Alat ini biasanya terdiri dari:Saat digunakan, bubuk kimia akan menyelimuti api, menghambat reaksi pembakaran, dan memutus kontak antara bahan bakar dan oksigen, sehingga api padam.
✅ Tabung berisi bubuk kimia kering (ammonium phosphate atau sodium bicarbonate)
✅ Gas pendorong (biasanya nitrogen atau CO₂)
✅ Selang dan nozzle untuk mengarahkan serbuk ke titik api
✅ Pin pengaman dan tuas untuk mengaktifkan alat
KELEBIHAN ABC DRY CHEMICAL POWDER
✔ Efektif untuk berbagai jenis kebakaran
✔ Mudah digunakan dan cepat memadamkan api
✔ Tersedia dalam berbagai ukuran (1 kg – 50 kg)
KEKURANGAN
❌ Meninggalkan residu bubuk yang perlu dibersihkan
❌ Tidak cocok untuk kebakaran yang melibatkan logam atau minyak goreng panas
Alat pemadam ini umum digunakan di kantor, rumah, kendaraan, dan area industri karena fleksibilitasnya. Pastikan untuk selalu mengecek tekanan tabung dan masa kadaluarsa secara berkala! Beberapa contoh alat pemadam api ringan meliputi: Harga Alat Pemadam Api DCP

-
Fire Extinguisher (Alat Pemadam Api Berbentuk Tabung): Pemadam api yang paling umum digunakan dan mudah diakses. Biasanya terisi dengan bahan kimia atau gas yang dapat menghentikan rantai reaksi pembakaran dengan cepat.
-
Fire Blanket (Selimut Pemadam Api): Selimut yang terbuat dari bahan yang tahan terhadap api dan digunakan untuk membungkus atau menutupi sumber api, sehingga menghentikan pasokan oksigen dan memadamkan kebakaran.
-
Sprinkler (Pemadam Api Semprot): Sistem sprinkler otomatis yang terhubung dengan sistem pemadam kebakaran bangunan. Ketika suhu mencapai tingkat tertentu, sprinkler akan aktif dan menyemprotkan air atau bahan pemadam api lainnya untuk memadamkan api.
-
Hose Reel (Gulungan Selang Pemadam Api): Selang gulungan yang terhubung dengan sumber air yang dapat digunakan untuk menyiram air ke sumber kebakaran.
-
Portable Fire Pump (Pompa Pemadam Api Portabel): Alat yang dapat membantu dalam mengalirkan air dari sumber air ke sumber kebakaran.
Penting untuk diingat bahwa pemadam api ringan harus digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaan dan hanya untuk memadamkan kebakaran yang masih dalam tahap awal. Selain itu, pemahaman tentang jenis kebakaran dan penggunaan yang benar dari alat pemadam api juga sangat penting untuk memberikan respons yang efektif dan aman. Harga Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder DCP
Alat Pemadam Api Ringan terdiri dari beberapa komponen yang bekerja sama untuk memberikan respons cepat dan efektif terhadap kebakaran pada tahap awal. Berikut adalah komponen-komponen umum yang ada pada alat pemadam api ringan, terutama pada jenis pemadam api berbentuk tabung:
-
Pendorong atau Propelan: Digunakan untuk memberikan tekanan pada bahan pemadam api agar dapat keluar dari tabung dan mencapai sumber api. Pada pemadam api portabel, seringkali menggunakan gas bertekanan sebagai pendorong.
-
Handle atau Pegangan: Berfungsi sebagai pegangan untuk memudahkan penggunaan alat pemadam api. Pada saat digunakan, pegangan ini seringkali ditekan atau dipencet untuk melepaskan bahan pemadam api.
-
Nozzle atau Ujung Pemadam: Merupakan bagian yang mengarahkan dan mengatur aliran bahan pemadam api keluar dari tabung. Nozzle dirancang untuk memberikan distribusi yang efisien dan kontrol dalam memadamkan api.
-
Spuit atau Katup Pemadam: Katup yang mengatur aliran bahan pemadam api. Saat dibuka, spuit memungkinkan bahan pemadam api mengalir keluar dari tabung.
-
Label dan Petunjuk Penggunaan: Informasi-informasi yang tercetak pada tabung, menyediakan petunjuk penggunaan, jenis bahan pemadam api yang terdapat di dalamnya, serta batas penggunaan dan perawatan alat.
Selain itu, beberapa alat pemadam api ringan mungkin dilengkapi dengan indikator tekanan atau penunjuk suhu untuk memberikan informasi terkait kesiapan dan kondisi pemadam api tersebut. Penting untuk selalu membaca petunjuk penggunaan, melakukan perawatan rutin, dan memastikan bahwa alat pemadam api ringan dalam kondisi yang baik. Pelatihan dalam penggunaan alat pemadam api juga penting untuk memastikan respons yang cepat dan efektif saat terjadi kebakaran.Harga Alat Pemadam Kebakaran Ringan

Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder adalah jenis pemadam api yang menggunakan serbuk kimia kering untuk memadamkan kebakaran. Pemadam api ini biasanya disimpan dalam tabung atau silinder yang mudah diangkut dan digunakan secara portable. Dry Chemical Powder (DCP) adalah bahan kimia yang dapat menghentikan rantai reaksi pembakaran dengan cara menghentikan suplai oksigen, mendinginkan suhu, atau menghalangi kontak antara bahan bakar dan oksigen. Berikut adalah beberapa komponen utama dari alat pemadam api DCP:
-
Tabung atau Cylinder: Merupakan wadah tempat penyimpanan Dry Chemical Powder. Tabung ini terbuat dari bahan yang tahan terhadap tekanan dan korosi.
-
Serbuk Dry Chemical: Bahan kimia kering yang terdiri dari campuran senyawa kimia yang dapat memadamkan api. Beberapa contoh senyawa yang umum digunakan melibatkan ammonium fosfat atau ammonium sulfate.
-
Pendorong atau Propelan: Gas bertekanan yang memberikan tekanan pada serbuk dan mendorongnya keluar dari tabung saat pemadam api digunakan. Gas ini membantu menyemprotkan serbuk ke sumber api.
-
Handle atau Pegangan: Pegangan yang digunakan untuk mengaktifkan pemadam api. Pengguna biasanya menekan pegangan ini untuk melepaskan serbuk dry chemical ke sumber kebakaran.
-
Nozzle atau Ujung Pemadam:Ujung yang mengarahkan dan mengatur aliran serbuk ke sumber api. Nozzle dirancang untuk memberikan distribusi serbuk yang efisien.
-
Spuit atau Katup Pemadam: Katup yang mengatur aliran serbuk dry chemical. Saat katup dibuka, serbuk dry chemical dapat dikeluarkan dari tabung.
-
Label dan Petunjuk Penggunaan: Informasi-informasi yang tercetak pada tabung, termasuk jenis serbuk yang terdapat di dalamnya, instruksi penggunaan, dan peringatan keamanan.
Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder sangat efektif untuk memadamkan kebakaran kelas ABC, yang melibatkan bahan bakar padat (Class A), cair (Class B), dan gas (Class C). Pemadam api ini cukup serbaguna dan umumnya dapat digunakan dalam berbagai situasi kebakaran. Harga APAR Dry Chemical Powder Fila Safe
Dry Chemical Powder (DCP) adalah serbuk kimia kering yang digunakan sebagai bahan pemadam api. Serbuk ini dirancang untuk menghentikan atau memadamkan kebakaran dengan cara menghentikan rantai reaksi pembakaran. Dry Chemical Powder dapat digunakan pada berbagai kelas kebakaran, membuatnya menjadi salah satu bahan pemadam api yang paling serbaguna. Berikut adalah beberapa komponen utama dari Dry Chemical Powder: Harga APAR Dry Chemical Powder Fila Safe
-
Ammonium Phosphate atau Ammonium Sulfate: DCP sering kali mengandung senyawa kimia seperti ammonium fosfat atau ammonium sulfat. Senyawa ini membantu dalam menghentikan proses pembakaran dengan cara menghilangkan oksigen dari sumber api atau mendinginkan suhu.
-
Natrium Bikarbonat: Beberapa formulasi DCP juga dapat mencakup natrium bikarbonat (soda kue), yang memiliki sifat pemadam api dengan melepaskan karbon dioksida dan mendinginkan area yang terkena api.
-
Monoammonium Phosphate (MAP): Senyawa ini digunakan dalam beberapa jenis DCP dan memberikan efek pemadam api dengan cara menghentikan rantai reaksi pembakaran dan mendinginkan area yang terkena api.
-
Diammonium Phosphate (DAP): Sama seperti MAP, DAP juga dapat digunakan dalam DCP untuk efek pemadam api.
-
Silikon atau Bahan Pemadat Lainnya: Beberapa DCP dapat mencakup bahan pemadat seperti silikon, yang membantu dalam pembentukan serbuk yang mudah untuk disemprotkan.
Dry Chemical Powder umumnya efektif untuk memadamkan kebakaran kelas ABC, yang melibatkan bahan bakar padat (Class A), cair (Class B), dan gas (Class C). Pemadam api DCP sering digunakan dalam pemadam api berbentuk tabung yang mudah diangkut dan dapat dengan cepat digunakan pada tahap awal kebakaran. Harga Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder 5 Kg
Penting untuk diingat bahwa pemilihan jenis pemadam api yang sesuai dengan kelas kebakaran yang mungkin terjadi sangat penting untuk memberikan respons yang efektif. Oleh karena itu, pemahaman tentang karakteristik bahan bakar yang mungkin terlibat dalam kebakaran diperlukan untuk pemilihan pemadam api yang optimal. Harga Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder Import
Kelas kebakaran merujuk pada kategori atau tipe kebakaran yang membedakan berdasarkan jenis bahan bakar yang terlibat. Setiap kelas kebakaran memiliki karakteristik sendiri, dan pemilihan pemadam api yang tepat harus sesuai dengan kelas kebakaran yang mungkin terjadi. Klasifikasi kebakaran umumnya diidentifikasi dengan huruf atau simbol. Berikut adalah kelas kebakaran yang umum: Harga Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder Murah
-
Kelas A (Solid): Bahan bakar padat seperti kayu, kertas, kain, dan plastik. Pemadam api yang efektif untuk kelas ini adalah yang dapat menghentikan pembakaran bahan padat.
-
Kelas B (Liquid): Bahan bakar cair seperti minyak, bensin, pelarut, dan minyak bakar. Pemadam api untuk kelas ini harus mampu memadamkan api dengan cara menghentikan penguapan dan memisahkan bahan bakar dari sumber panas.
-
Kelas C (Gas): Bahan bakar gas seperti metana, propana, butana, dan gas alam. Pemadam api untuk kelas ini harus mampu memadamkan api tanpa meningkatkan risiko kebakaran yang melibatkan gas.
-
Kelas D (Metal): Bahan bakar logam seperti magnesium, titanium, dan aluminium dalam bentuk serbuk atau serpihan kecil. Pemadam api untuk kelas ini dirancang khusus untuk mengatasi kebakaran yang melibatkan logam-logam ini.
-
Kelas K (Cooking Media): Bahan bakar yang biasa digunakan di dapur komersial, seperti minyak dan lemak yang digunakan untuk memasak. Pemadam api kelas K efektif untuk memadamkan kebakaran pada peralatan masak dan peralatan dapur.
Pemadam api sering kali dirancang untuk menangani lebih dari satu kelas kebakaran (misalnya, ABC atau BC), dan pemadam api yang sangat serbaguna dapat mencakup beberapa kelas sekaligus. Penting untuk mengetahui kelas kebakaran yang mungkin terjadi di lingkungan tertentu dan memiliki pemadam api yang sesuai dengan kelas tersebut. Selain itu, pelatihan dalam penggunaan alat pemadam api dan pemahaman tentang cara memadamkan kebakaran yang sesuai dengan kelasnya juga Harga APAR Dry Chemical Powder Standar Kantor
FUNGSI
Sepertinya pertanyaan Anda tidak lengkap. Saya memerlukan konteks lebih lanjut untuk memberikan jawaban yang lebih tepat. Fungsi dari apa atau siapa yang dimaksud? Jika Anda dapat memberikan konteks atau pertanyaan yang lebih spesifik, saya akan dengan senang hati membantu! Apakah Anda mencari informasi tentang fungsi sesuatu, seperti alat atau organisme tertentu? Harap berikan rincian tambahan untuk membantu saya memberikan jawaban yang lebih akurat. Harga Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder 90%
Dry Chemical Powder (DCP) memiliki beberapa fungsi penting sebagai bahan pemadam api. Fungsi-fungsi utama DCP melibatkan kemampuannya untuk menghentikan rantai reaksi pembakaran dan memadamkan api. Berikut adalah beberapa fungsi utama Dry Chemical Powder:
-
Menghentikan Rantai Reaksi Pembakaran: DCP bekerja dengan cara menghentikan rantai reaksi pembakaran. Ini dapat terjadi dengan cara menghilangkan oksigen, memadamkan panas, atau menghentikan reaksi kimia yang terlibat dalam proses pembakaran.
-
Pemadaman Api Kelas ABC: DCP efektif untuk memadamkan kebakaran kelas ABC, yang melibatkan bahan padat (Class A), cair (Class B), dan gas (Class C). Ini membuatnya menjadi pemadam api serbaguna yang dapat digunakan dalam berbagai situasi kebakaran.
-
Mendinginkan Area yang Terkena Api: Serbuk dalam DCP dapat memberikan efek pendinginan pada area yang terkena api, membantu mengurangi suhu dan mencegah kembalinya kebakaran.
-
Menghambat Penguapan pada Kebakaran Cair: Pada kebakaran kelas B (cair), DCP dapat menghambat penguapan bahan bakar dan membentuk lapisan yang mencegah kontak dengan sumber panas.
-
Penggunaan pada Kebakaran Gas: DCP dapat digunakan pada kebakaran kelas C (gas) dengan cara menghentikan aliran gas dan memadamkan api. Namun, perlu diperhatikan bahwa pemadaman gas dengan DCP dapat meningkatkan risiko kebakaran sekunder.
-
Penggunaan pada Kebakaran Logam: Beberapa formulasi DCP dapat dirancang untuk memadamkan kebakaran kelas D yang melibatkan logam, seperti magnesium atau aluminium. DCP dapat memisahkan logam dari sumber panas dan menghentikan pembakaran.
Penting untuk diingat bahwa penggunaan DCP harus sesuai dengan kelas kebakaran yang terlibat, dan alat pemadam api ini sebaiknya digunakan pada tahap awal kebakaran. Pelatihan yang tepat dalam penggunaan pemadam api dan pemahaman tentang jenis kebakaran yang mungkin terjadi sangat penting untuk memberikan respons yang efektif dan aman. Harga Alat Pemadam APAR ABC Api Dry Chemical Powder
-
Serbaguna (Versatile): DCP efektif untuk memadamkan kebakaran kelas ABC, yang melibatkan bahan padat, cair, dan gas. Kemampuan serbaguna ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk berbagai situasi kebakaran.
-
Respons Cepat: DCP memberikan respons cepat dan instan ketika digunakan. Ini sangat penting untuk memadamkan api pada tahap awal kebakaran sebelum dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
-
Menghentikan Rantai Reaksi Pembakaran: DCP bekerja dengan cara menghentikan rantai reaksi pembakaran, baik dengan menghilangkan oksigen, memadamkan panas, atau menghentikan reaksi kimia yang terlibat dalam proses pembakaran.
-
Tidak Meninggalkan Residu yang Merugikan: DCP cenderung tidak meninggalkan residu yang merugikan setelah pemadaman kebakaran. Ini mempermudah proses pembersihan dan pemulihan setelah kebakaran.
-
Cocok untuk Pemadam Api Portable: DCP sering kali digunakan dalam pemadam api berbentuk tabung yang mudah diangkut dan dapat dibawa ke berbagai lokasi. Hal ini memudahkan akses dan penggunaan dalam situasi darurat.
-
Efektif pada Kebakaran Cair: DCP dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas B yang melibatkan bahan bakar cair. Serbuk ini dapat menghentikan penguapan bahan bakar dan membentuk lapisan yang mencegah kontak dengan sumber panas.
-
Cocok untuk Kebakaran Gas: DCP dapat digunakan pada kebakaran kelas C yang melibatkan gas. Namun, perlu diperhatikan bahwa pemadaman gas dengan DCP dapat meningkatkan risiko kebakaran sekunder.
-
Cocok untuk Kebakaran Logam: Beberapa formulasi DCP dirancang khusus untuk memadamkan kebakaran kelas D yang melibatkan logam. DCP dapat memisahkan logam dari sumber panas dan menghentikan pembakaran.
Meskipun DCP memiliki keunggulan-keunggulan ini, penting untuk memilih pemadam api yang sesuai dengan kelas kebakaran yang mungkin terjadi dan memperhatikan aspek-aspek keselamatan serta penggunaan yang benar sesuai petunjuk. Harga Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder Anti Karat
- Serbaguna (Versatile): DCP efektif untuk memadamkan kebakaran kelas ABC, yang melibatkan bahan padat (Class A), cair (Class B), dan gas (Class C). Ini membuatnya menjadi pilihan yang serbaguna untuk berbagai situasi kebakaran.
- Respons Cepat: DCP memberikan respons yang cepat dan instan ketika digunakan. Ini sangat penting untuk memadamkan api pada tahap awal kebakaran sebelum dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
- Menghentikan Rantai Reaksi Pembakaran: DCP bekerja dengan cara menghentikan rantai reaksi pembakaran, baik dengan menghilangkan oksigen, memadamkan panas, atau menghentikan reaksi kimia yang terlibat dalam proses pembakaran.
- Efektif pada Kebakaran Cair: DCP dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas B yang melibatkan bahan bakar cair. Serbuk ini dapat menghentikan penguapan bahan bakar dan membentuk lapisan yang mencegah kontak dengan sumber panas.
- Tidak Meninggalkan Residu yang Merugikan: DCP cenderung tidak meninggalkan residu yang merugikan setelah pemadaman kebakaran. Ini mempermudah proses pembersihan dan pemulihan setelah kebakaran.
- Cocok untuk Pemadam Api Portable: DCP sering digunakan dalam pemadam api berbentuk tabung yang mudah diangkut dan dapat dibawa ke berbagai lokasi. Hal ini memudahkan akses dan penggunaan dalam situasi darurat.
- Cocok untuk Kebakaran Gas: DCP dapat digunakan pada kebakaran kelas C yang melibatkan gas. Namun, perlu diperhatikan bahwa pemadaman gas dengan DCP dapat meningkatkan risiko kebakaran sekunder.
- Cocok untuk Kebakaran Logam: Beberapa formulasi DCP dirancang khusus untuk memadamkan kebakaran kelas D yang melibatkan logam. DCP dapat memisahkan logam dari sumber panas dan menghentikan pembakaran.

-
Daya Tahan yang Baik: DCP memiliki daya tahan yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan, seperti suhu ekstrem dan kelembaban. Hal ini membuatnya dapat disimpan dan digunakan dalam berbagai kondisi lingkungan.
-
Biaya yang Terjangkau: Secara relatif, DCP adalah salah satu jenis pemadam api yang lebih terjangkau dibandingkan dengan beberapa jenis pemadam api lainnya. Ini membuatnya menjadi pilihan yang populer untuk digunakan di berbagai tempat, termasuk rumah tangga, perkantoran, industri, dan kendaraan.
-
Tidak Merusak Lingkungan: DCP umumnya tidak menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan setelah pemadaman kebakaran. Ini karena serbuknya biasanya mudah dibersihkan dan tidak menghasilkan bahan kimia yang berbahaya.
-
Pemakaian yang Mudah: Penggunaan DCP relatif mudah dan sederhana, bahkan untuk pengguna yang tidak terlatih sekalipun. Ini memungkinkan orang untuk dengan cepat merespons kebakaran dan melakukan tindakan pemadaman yang diperlukan dengan efektif.
-
Penyimpanan yang Mudah: DCP dapat disimpan dalam berbagai kondisi penyimpanan, termasuk dalam ruangan yang terkunci dan kendaraan. Ini membuatnya mudah diakses dan siap digunakan dalam situasi darurat.
-
Penggunaan yang Aman: DCP relatif aman untuk digunakan, asalkan pengguna mengikuti petunjuk penggunaan yang benar. Namun, perlu diingat bahwa debu yang dihasilkan oleh DCP dapat menjadi iritasi jika terhirup dalam jumlah besar. Oleh karena itu, pengguna sebaiknya mengenakan masker pelindung saat menggunakan DCP.
-
Pemeliharaan yang Minimal: DCP memerlukan perawatan minimal selama masa penyimpanan, dengan hanya memerlukan pemeriksaan berkala untuk memastikan bahwa tabung pemadam api dalam kondisi yang baik dan tekanan penyimpanan yang tepat.
Itulah beberapa informasi tambahan tentang Dry Chemical Powder (DCP) dan keunggulannya sebagai bahan pemadam api. DCP merupakan pilihan yang populer dan efektif untuk memadamkan kebakaran di berbagai lingkungan dan situasi darurat. Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder (DCP) adalah alat pemadam kebakaran yang menggunakan serbuk kimia kering sebagai media pemadam. Alat ini efektif untuk memadamkan berbagai jenis kebakaran, termasuk:
✅ Kelas A (bahan padat mudah terbakar seperti kayu, kertas, kain)
✅ Kelas B (cairan mudah terbakar seperti bensin, minyak, cat)
✅ Kelas C (gas mudah terbakar seperti LPG, LNG)
✅ Kelas E (kebakaran akibat listrik)
Cara Kerja Dry Chemical Powder Serbuk kimia kering bekerja dengan cara: Mengisolasi oksigen sehingga api tidak dapat terus menyala. Menghentikan reaksi rantai kebakaran dengan mengganggu reaksi kimia dalam nyala api. Harga Alat Pemadam Api 3 Kg Dry Chemical Powder
Keunggulan
✔️ Bisa digunakan untuk berbagai jenis kebakaran
✔️ Efektif dan cepat dalam memadamkan api
✔️ Mudah diaplikasikan
Kelemahan
❌ Menyebabkan debu tebal yang mengurangi visibilitas
❌ Bisa merusak peralatan elektronik jika tidak segera dibersihkan
❌ Tidak cocok untuk kebakaran minyak goreng (kelas F)
JENIS-JENIS ALAT PEMADAM API DRY CHEMICAL POWDER (DCP)
1️⃣ Portable Fire Extinguisher (APAR DCP)
-
Ukuran: 1 kg, 3 kg, 6 kg, 9 kg
-
Cocok untuk rumah, kantor, kendaraan, dan industri kecil
-
Mudah digunakan dan dipindahkan
2️⃣ Trolley Fire Extinguisher (APAB DCP)
-
Ukuran: 25 kg, 50 kg, 75 kg
-
Digunakan di area luas seperti gudang, pabrik, dan stasiun pengisian bahan bakar
-
Dilengkapi roda untuk memudahkan mobilitas
3️⃣ AUTOMATIC FIRE EXTINGUISHER (DCP OTOMATIS)
-
Dipasang di plafon atau area tertentu
-
Akan aktif secara otomatis jika suhu mencapai ambang batas tertentu
-
Cocok untuk ruang server, panel listrik, atau ruangan yang sering kosong
CARA PERAWATAN APAR DRY CHEMICAL POWDER
🛠 Pengecekan Bulanan:
✅ Pastikan tekanan dalam batas normal (lihat manometer)
✅ Periksa apakah segel dan pin masih utuh
✅ Kocok tabung setiap bulan agar serbuk tidak mengeras
🛠 Pengecekan Tahunan:
✅ Lakukan isi ulang (refill) jika sudah melewati masa berlaku
✅ Cek kebocoran atau kerusakan tabung
✅ Bersihkan bagian luar dari kotoran dan debu
Masa Kedaluwarsa dan Refill
🔄 Umumnya APAR DCP memiliki masa kedaluwarsa 5 tahun
🔄 Disarankan untuk refill setiap 1 tahun agar tetap optimal

🔴 PENTING: Jangan letakkan APAR di tempat yang terlalu panas atau lembab agar tidak mengalami korosi atau penurunan kualitas serbuk. Butuh panduan memilih APAR DCP yang sesuai





